CAHAYASERELO.COM, Lahat– Prestasi membanggakan kembali ditorehkan siswa SMAN 4 Lahat. Dua peserta didiknya berhasil meraih empat medali dalam kompetisi sains tingkat nasional tahun 2026. Capaian tersebut menjadi bukti semangat belajar dan kemampuan akademik siswa dalam bersaing di berbagai bidang ilmu pengetahuan.
Kedua siswa tersebut adalah Muhammad Qos Alfar, siswa kelas XII.P7, dan M. Akhdan Al Faruzi, siswa kelas XI.P8. Keduanya berhasil mengumpulkan tiga medali emas dan satu medali perak dari dua ajang kompetisi berbeda.
Muhammad Qos Alfar menorehkan prestasi di bidang Ekonomi. Ia berhasil meraih medali perak dalam Olimpiade Sains Pelajar Indonesia (OPINI) 2026. Tak berhenti di situ, ia kembali menunjukkan kemampuannya dengan meraih medali emas pada Indonesian Science Competition (ISC) 2026 di bidang yang sama.
Dua penghargaan tersebut menjadi pencapaian membanggakan sekaligus menunjukkan konsistensinya dalam mendalami ilmu ekonomi. Bidang ini tidak hanya berkaitan dengan angka dan transaksi, tetapi juga mengasah kemampuan berpikir kritis dalam memahami persoalan serta dinamika kehidupan masyarakat.
Sementara itu, M. Akhdan Al Faruzi berhasil meraih dua medali emas sekaligus dalam Indonesian Science Competition (ISC) 2026. Prestasi tersebut diperolehnya melalui bidang Fisika dan Kimia.
Keberhasilan meraih penghargaan tertinggi dalam dua disiplin ilmu berbeda menjadi capaian tersendiri. Fisika mengajak siswa memahami hukum dan berbagai gejala alam, sedangkan Kimia mempelajari struktur, sifat, serta perubahan materi yang banyak dijumpai dalam kehidupan sehari-hari.
Prestasi kedua siswa ini memperlihatkan bahwa semangat berkompetisi dan kemauan mengembangkan pengetahuan dapat membuka peluang keberhasilan di berbagai bidang akademik.
Kepala SMAN 4 Lahat, Gerry Sugiarto, M.Pd., Gr., menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas pencapaian Muhammad Qos Alfar dan M. Akhdan Al Faruzi.
Menurutnya, prestasi tersebut menjadi kebanggaan bagi sekolah sekaligus menunjukkan bahwa peserta didik SMAN 4 Lahat memiliki potensi untuk bersaing dalam kompetisi akademik tingkat nasional.
"Prestasi ini merupakan hasil dari semangat belajar, kerja keras, dan keberanian siswa untuk mengembangkan kemampuan dirinya. Kami sangat mengapresiasi pencapaian Muhammad Qos Alfar dan M. Akhdan Al Faruzi. Semoga keberhasilan ini menjadi motivasi bagi seluruh peserta didik untuk terus belajar, berani mencoba, dan tidak pernah membatasi cita-cita mereka," ungkap Gerry.
Ia berharap capaian tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan sesaat, tetapi juga mampu mendorong tumbuhnya budaya berprestasi di lingkungan sekolah. Setiap siswa, menurutnya, memiliki potensi dan keunggulan masing-masing yang perlu diberi ruang untuk berkembang.
Bagi SMAN 4 Lahat, empat medali yang diraih kedua siswa tersebut bukan sekadar tambahan catatan penghargaan. Capaian itu juga menjadi gambaran bahwa keberhasilan pendidikan dapat tumbuh melalui beragam bidang keilmuan, sesuai minat dan kemampuan peserta didik.
Dukungan lingkungan sekolah, semangat belajar, serta keberanian mengikuti kompetisi menjadi bagian penting dalam mendorong siswa mengembangkan potensi diri. Pengalaman berkompetisi juga memberikan kesempatan untuk mengukur kemampuan, memperluas wawasan, dan membangun kepercayaan diri.
Prestasi Muhammad Qos Alfar di bidang Ekonomi serta M. Akhdan Al Faruzi di bidang Fisika dan Kimia diharapkan dapat menginspirasi siswa lainnya untuk terus menggali kemampuan dan berani mengambil kesempatan.
Empat medali tersebut menjadi bukti bahwa prestasi tidak dibatasi oleh satu disiplin ilmu. Selama semangat belajar terus dijaga dan potensi dikembangkan, setiap siswa memiliki kesempatan untuk menciptakan pencapaian yang membanggakan. (rls)
