SMAN 1 Lahat Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Yayasan Al-Kautsar


CAHAYASERELO.COM, Lahat
 – Kepedulian terhadap sesama ditunjukkan keluarga besar SMA Negeri 1 Lahat dengan menyalurkan bantuan sosial kepada korban musibah kebakaran di Yayasan Al-Kautsar Lahat, Jumat (6/11/2026).

Penyaluran bantuan tersebut dipimpin langsung Kepala SMAN 1 Lahat, Nurul Hayati, S.Pd., M.Pd., bersama pengurus Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) dan Rohani Islam (Rohis). Kehadiran rombongan sekolah di lokasi kejadian menjadi bentuk empati dan solidaritas terhadap pihak yayasan yang tengah tertimpa musibah.

Aksi kemanusiaan ini disambut hangat oleh pengurus Yayasan Al-Kautsar. Bantuan yang diberikan merupakan hasil kepedulian keluarga besar SMAN 1 Lahat sebagai bentuk dukungan moral bagi para korban agar tetap tabah menghadapi cobaan.

Kepala SMAN 1 Lahat, Nurul Hayati, mengatakan kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi aksi berbagi, tetapi juga bagian dari upaya menanamkan pendidikan karakter kepada para peserta didik.

Menurutnya, kepedulian sosial perlu ditumbuhkan sejak dini agar siswa memiliki kepekaan terhadap kondisi lingkungan dan masyarakat di sekitarnya. Terlebih ketika ada warga yang mengalami musibah dan membutuhkan dukungan dari sesama.

"Kami turut prihatin atas musibah kebakaran yang melanda Yayasan Al-Kautsar. Bantuan yang kami serahkan hari ini murni dari kepedulian keluarga besar SMAN 1 Lahat, termasuk OSIS dan Rohis, sebagai bentuk solidaritas dan dukungan moral agar para korban tetap tabah dan bangkit kembali," ujar Nurul Hayati di lokasi kegiatan.

Ia berharap bantuan tersebut dapat memberikan manfaat dan sedikit meringankan beban para korban yang terdampak kebakaran.

Keterlibatan pengurus OSIS dan Rohis dalam kegiatan ini juga menjadi pengalaman langsung bagi siswa untuk memahami pentingnya berbagi, membantu sesama, serta membangun rasa tanggung jawab sosial.

Melalui kegiatan tersebut, keluarga besar SMAN 1 Lahat ingin memperkuat nilai-nilai kemanusiaan, kebersamaan, dan gotong royong. Kepedulian antarlembaga pendidikan dan sosial diharapkan terus terjalin, terutama ketika masyarakat menghadapi situasi sulit.

Aksi sosial ini sekaligus menjadi pengingat bahwa kepedulian tidak harus diwujudkan melalui bantuan besar. Kehadiran, perhatian, dan dukungan moral juga memiliki arti penting bagi mereka yang sedang menghadapi musibah.(rls)